Unggulan

Memulai Menjadi Fotografer bagi si Pemula

 Pekerjaan yang menyenangkan adalah hobi yang dibayar. Begitulah kira-kira perkataan dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang sering kita temui di berbagai platform media sosial. Tak sedikit orang yang ingin menjadikan passionnya sebagai karier, sebagai pekerjaan utama, dan sebagai ladang cuan. Namun kita semua tahu, tentu tidak semudah itu prosesnya.

Ada resiko dan tantangan tersendiri dari menjadikan passion sebagai pekerjaan, namun Saya termasuk salah satu yang berani mengambil langkah tersebut.
Saya adalah seorang Orang biasa yang menyukai hal-hal mengenai fotografi. Saya harus membuktikan bahwa kecintaan pada dunia fotografi mampu dijadikannya sebagai sumber pendapatan.

Saya sendiri sudah jatuh cinta dengan fotografi sejak duduk di bangku SMA. Kemudian di tahun 2019, saya memiliki kamera Pertama saya,yaitu Canon 600D. Di situlah, saya bersama kameranya mencoba berbagai teknik fotografi sembari mengasah skill fotografinya secara otodidak. Ia memanfaatkan internet, khususnya YouTube serta trial and error melalui praktik foto di real life.
Bagaimana cerita awalnya bisa terjun ke dunia fotografi?
Pertama kalinya aku menggunakan kamera secara intensif adalah ketika lulus sekolah dan bekerja selama 1 tahun. Pada saat itu, saya melihat postingan Agung Hapsah tentang videografi dan fotografi.
Aku ingin mengabadikan moment di setiap kegiatan dengan kamera, Aku menggunakan kamera Canon EOS 600D. Dari situ mulai jatuh cinta dengan dunia fotografi. Mulai belajar sedikit demi sedikit tentang seluk beluk kamera melalui buku dan internet. Saat itu Instagram belum booming dan konten konten Youtube belum sebagus dan selengkap sekarang.

Dan sekarang saya memulai fotografi kembali semoga kalian senang

dengan hasil jepretan saya


CEK HASIL FOTO ANDA DISINI


JIKA INGIN BERDONASI BISA KLIK LINK


TERIMAKASIH SUDAH MENGAHRGAI KARYA SAYA👍👍
Makna fotografi bagiku: penyemangat hidup. Ketika aku bingung menentukan arah dan apa yang mau aku kerjakan dalam hidup ini, aku kembali lagi ke fotografi. Mengerjakan apa yang aku benar-benar enjoy dan aku suka. I believe everyone in this world have their own passion and what they desire to do in this life, they are just too afraid to pursue it.
#terusberkarya

berikut tips fotografer pemula

Fotografer komersil merupakan profesi yang menyenangkan bagi semua pecinta fotografi. Bagaimana tidak, Anda bisa melakukan hobi sekaligus mempunyai penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hal ini telah dirasakan oleh tiga fotografer wanita ini, yaitu Andra Alodita, Nurulita Adriani Rahayu, dan Evelyn Pritt.

Ingin mengikuti jejak mereka? Lakukan lima hal berikut yang perlu diterapkan untuk fotografer pemula yang sudah serius merintis dalam bisnis fotografi.

1. Foto Pakai Hati
Nurulita pun menjelaskan kalau Anda harus memotret menggunakan naluri. Coba mencintai foto terlebih dahulu agar pesan dalam foto tersebut sampai kepada orang lain. Anda tidak perlu bingung atau pusing dengan teknik memotret. "Pokoknya pakai hati dulu motretnya, setelah itu kalau ingin benar-benar jadi fotografer, baru diperdalam teknisnya," ungkap Nurulita saat berbincang dengan wolipop di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (14/09/2012).

2. Belajar Teknisnya
Setelah bisa mencintai foto, perdalam teknis memotret Anda. Untuk pertama, kenali kamera, lensa, hingga komposisinya. Alangkah lebih baik bila Anda menggunakan setting manual pada kamera digital. "Untuk pemula, digital nggak apa-apa, tapi coba setting manual. Sebenarnya, jauh lebih enak belajar pakai digital karena langsung kelihatan hasilnya," papar Evelyn Pritt, yang ditemui oleh wolipop di Otel Lobby, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/09/2012).

3. Boleh Meniru, Asal...
Sering-seringlah lihat referensi untuk menginspirasi Anda ketika memotret. Seperti yang dikatakan oleh kedua fotografer komersil, Nurulita dan Evelyn, Anda boleh saja meniru foto lain pada awalnya karena meniru merupakan proses dari belajar. Akan tetapi, jangan meniru saja, Anda harus improvisasi untuk menciptakan foto yang memiliki ciri khas tersendiri.

4. Bereksperimen
Eksperimen memang hal yang paling penting saat baru masuk dalam bisnis fotografi. Anda perlu menuangkan semua ide yang ada untuk mengasah kemampuan. "Mulai langsung terjun saja. Belaga gila dan nekat saja. Karena kadang-kadang ada orang yang nunggu punya ini dulu, punya itu dulu, kelamaan. Jadi, mendingan langsung foto saja kerjain apa yang kamu suka. Pokoknya, cita-cita harus dikejar,” tutur Andra menasihati.

5. Sharing dengan Teman & Upload Foto ke Media Sosial
Setelah bereksperimen, Anda perlu berbagi foto dengan teman dan meng-upload-nya ke media sosial, seperti Facebook, blog, atau website. Foto yang Anda sebarkan bisa menjadi awal perjalanan karier dalam bisnis fotografi. Di samping itu, foto-foto tersebut akan menjadi portfolio Anda untuk ditunjukkan kepada klien atau berbagai agency iklan.

Komentar

Posting Komentar